8 GEJALA PILEK PADA BAYI DAN ANAK

8 GEJALA PILEK PADA BAYI DAN ANAK

 

8 GEJALA PILEK PADA BAYI DAN ANAK
Tanda dan Gejala Bayi Pilek dan Flu

Hallo BUNDA,

Melihat Buah hati yang sedang sakit adalah hal terburuk yang biasanya dirasakan oleh semua orang tua. Entah itu Panas, Batuk, Pilek atau penyakit lainnya yang pasti melihat anak lesu karena sakit itu adalah kesedihan terdalam yang dirasakan orang tua. Pilek atau Flu adalah penyakit yang paling sering terjadi pada bayi dan anak.  Disini kami akan membahas mengenai Pilek atau Flu pada bayi dan anak. Apa saja tBunda dan gejalanya, kapan kita harus ke dokter, Faktor resiko Pilek atau flu apa saja. Berikut penjelasannya;

Pertama-tama mari kita bahas dulu mengnai ap aitu pilek. Pilek adalah adanya infeksi virus pada hidung dan tenggorokan bayi Bunda. Hidung tersumbat dan pilek adalah Penyakit paling sering dialami oleh bayi dan anak.

Bayi sangat mungkin terkena flu, Hal ini terjadi karena sebagian karena mereka belum memiliki kekebalan tubuh yang sempurna dalam melawan penyakit sehingga Ketika mereka sering berada di sekitar anak yang lebih tua atau orang dewasa yang terkena flu mereka akan sangat cepat tertular. Selain itu adanya debu debu di udara juga sangat mungkin sekali menjadi penyebabnya. Pada tahun pertama di kehidupan bayi, kebanyakan dari mereka akan mengalami enam sampai delapan pilek. Atau bahkan lebih Ketika bayi berada di Penitipan Anak, mereka akan rentan sekali tertular pilek.

Perawatan untuk flu pada bayi dilakukan untuk mengurangi gejala yang terjadi, seperti dengan memberikan cairan, menjaga kelembaban udara dan membantu mereka menjaga saluran hidung mereka tetap terbuka. Bayi yang sangat kecil harus menemui dokter pada Bunda pertama flu untuk memastikan tidak ada pneumonia, atau penyakit lain yang lebih serius.

8 GEJALA PILEK PADA BAYI DAN ANAK

Tanda dan Gejala Pilek
Tanda dan Gejala Pilek

Berikut adalah tanda dan gejala dari pilek dan flu :

  1. Hidung tersumbat atau meler

Keluarnya cairan dari hidung yang awalnya bening, tetapi lama kelamaan akan semakin kental dan berubah menjadi kuning atau hijau

  1. Demam
  2. Bersin – bersin
  3. Batuk
  4. Nafsu makan berkurang
  5. Rewel dan lebih cepat marah
  6. Sulit tidur
  7. Bayi kesulitan menyusu atau minum dari botol karena hidungnya tersumbat

Apabila bayi Bunda mengalami salah satu dari gejala di atas bisa jadi buah hati Bunda mengalami Pilek atau Flu

KAPAN HARUS KE DOKTER?

Sistem kekebalan bayi Bunda akan membutuhkan waktu untuk matang dan sempurna. Jika bayi Bunda pilek tanpa komplikasi, itu akan sembuh sendiri dalam 10 hingga 14 hari. Kebanyakan pilek hanyalah gangguan. Tetapi penting untuk menganggap serius Bunda. Jika gejala tidak membaik atau memburuk, segera bawa mereka ke Dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut.

Jika bayi Bunda berusia kurang dari 3 bulan, hubungi dokter di awal penyakit. Pada bayi baru lahir, sangat penting untuk memastikan bahwa penyakit yang lebih serius tidak ada, terutama jika bayi Bunda demam.

Jika bayi Bunda berusia 3 bulan atau lebih, hubungi dokter jika bayi Bunda:

  1. Tidak membasahi popok sebanyak biasanya
  2. Memiliki suhu lebih tinggi dari 38 C
  3. Tampaknya mengalami sakit telinga atau sangat mudah tersinggung dan sangat rewel
  4. Memiliki mata merah atau mengeluarkan cairan mata kuning atau kehijauan
  5. Mengalami kesulitan bernapas atau mengi
  6. Mengalami batuk terus-menerus
  7. Memiliki cairan hidung yang kental dan berwarna hijau selama beberapa hari
  8. Memiliki Bunda atau gejala lain yang mengkhawatirkan Bunda, seperti tangisan yang tidak biasa atau mengkhawatirkan atau tidak bangun untuk makan

Segera cari bantuan medis atau segera ke IGD jika bayi Bunda:

  1. Menolak untuk menyusui atau menerima cairan
  2. Batuk cukup keras hingga menyebabkan muntah atau perubahan warna kulit
  3. Batuk mengeluarkan lendir bercampur darah
  4. Mengalami kesulitan bernapas atau kebiruan di sekitar bibir
  5. Bayi terlihat lemah letih dan sangat mengantuk

PENYEBAB PILEK PADA BAYI DAN ANAK

Pilek adalah infeksi pada hidung dan tenggorokan (infeksi saluran pernapasan atas) yang dapat disebabkan oleh salah satu dari lebih dari 200 virus. Rhinovirus adalah yang paling umum. Virus flu memasuki tubuh bayi Bunda melalui mulut, mata, atau hidungnya.

Setelah terinfeksi oleh virus, bayi Bunda umumnya menjadi kebal terhadap virus itu. Tetapi karena begitu banyak virus yang menyebabkan pilek, bayi Bunda mungkin mengalami beberapa kali pilek dalam setahun dan banyak selama hidupnya.

Sumber virus tersebut berasal dari :

  1. Udara

Virus ini berasal dari orang lain yang juga sedang pilek atau flu. Ketika mereka bersin atau batuk tanpa disadari mereka menyebarkan ratusan bahkan ribuan virus ke udara. Dan selanjutnya bisa saja udara itu terhirup oleh bayi bunda sehingga bayi bunda akhirnya tertular

  1. Kontak langsung.

Seseorang yang sedang pilek yang menyentuh tangan bayi Bunda dapat menyebarkan virus flu ke bayi Bunda. Yang paling beresiko adalah menyentuh mata, hidung, atau mulutnya. Virus hidup di permukaan selama dua jam atau lebih. Bayi Bunda dapat tertular virus dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi, seperti mainan.

FAKTOR RISIKO

BAYI REWEL KARENA PILEK
Faktor resiko bayi pilek

Berikut beberapa penyebab bayi lebih rentan terinfeksi virus karena :

  1. Sistem kekebalan tubuh yang belum matang.
  2. Paparan anak-anak lain

Menghabiskan waktu bersama anak lain, yang tidak selalu mencuci tangan atau menutupi batuk dan bersinnya, dapat meningkatkan risiko bayi terkena flu. Paparan kepada siapa pun yang menderita pilek dapat meningkatkan risiko terkena pilek.

  1. Pilek musiman

Pilek lebih sering terjadi dari musim dingin atau musim penghujan, tetapi bayi Bunda bisa masuk angin kapan saja.

APA SAJA KOMPLIKASI DARI PILEK?
  1. Infeksi telinga akut (otitis media)

Ini adalah komplikasi paling umum dari flu biasa. Infeksi pada telinga terjadi ketika bakteri atau virus memasuki ruang di belakang gendang telinga.

  1. Mengi atau asma

Pilek dapat memicu mengi, bahkan jika anak Bunda tidak menderita asma. Jika anak Bunda memang menderita asma, pilek bisa membuat asma kabuh dan bisa semakin berat.

  1. Sinusitis akut. Pilek yang tidak sembuh sembuh dapat menyebabkan infeksi di dalam sinus (sinusitis).
  2. Infeksi lainnya.

Pilek biasa dapat menyebabkan infeksi lain, termasuk pneumonia, bronkiolitis, semacam itu perlu ditangani oleh dokter.

PENCEGAHAN PILEK DAN FLU
  1. Vaksin Flu untuk membentuk kekebalan tubuh Bayi. Bayi yang telah mendapatkan vaksin flu dia akan lebih kuat terhadap paparan virus flu. Bisa tidak tertular atau meskipun terinfeksi namun penyakitnya tidak akan parah atau lebih cepat sembuh
  2. Jauhkan bayi Bunda dari siapa pun yang sakit. Jika Bunda memiliki bayi baru lahir, jangan izinkan kunjungan dari siapa pun yang sakit. Jika mendukung, hindari transportasi umum dan pertemuan umum dengan bayi Bunda yang baru lahir.
  3. Cuci tangan Bunda sebelum menyusui atau menyentuh bayi Bunda. Cuci tangan Bunda secara menyeluruh dan sering dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik. Jika sabun dan udara tidak tersedia, gunakan pembersih tangan berbasis alkohol yang mengandung setidaknya 60% alkohol. Ajari anak Bunda yang lebih besar tentang pentingnya mencuci tangan. menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan tangan yang belum melihat.
  4. Bersihkan mainan dan dot bayi Bunda sesering mungkin. Bersih permukaan yang sering disentuh. Ini sangat penting jika seseorang dalam keluarga Bunda atau teman bermain bayi Bunda terkena flu.
  5. Ajari semua orang di rumah untuk batuk atau bersin ke tisu. Segera buang tisu bekas cuci tangan hingga bersih.
  6. Pilihlah tempat penitipan anak dengan protocol Kesehatan yang baik dan menjaga kebersihan tempat penitipan.

Baik Bunda, itu tadi sedikit mengenai gejala, penyebab dan cara mencegah Flu atau pilek pada bayi. Cukup sekian terima kasih, Semoga Bunda dan keluarga selalu diberi Kesehatan, SALAM SEHAT.

Baca juga :

Cara Ampuh Mengatasi Gigitan Serangga Pada Bayi Dan Anak.

Cara Cepat Mengatasi Sembelit Pada Bayi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.