Cara efektif meredakan batuk pada anak

Cara efektif meredakan batuk pada anak

Sebagai orang tua pastinya kita pernah mengalami anak kita batuk, batuk adalah penyakit yang biasa terjadi tetapi membuat orang tua pusing apabila anaknya batuk. Sebelum kita bahas lebih jauh sebaiknya kita acari tau tentang batuk dan penyebabnya. Batuk adalah masalah yang sangat umum terjadi pada anak-anak. Penyebab batuk yang paling umum adalah infeksi saluran pernapasan, seperti pilek. Anak kecil biasanya mengalami enam hingga 12 infeksi saluran pernapasan tiap tahun, biasanya disebabkan oleh virus.

Batuk bisa dialami oleh orang dewasa, tetapi anak-anak dan bayi juga cukup sering mengalaminya. Batuk yang terjadi sesekali itu normal karena dapat membantu menggerakkan dahak yang bertugas menjaga saluran napas tetap lembap. Terkadang, batuk-batuk bisa dirasakan lebih parah di malam hari. Namun, batuk yang terus-menerus apalagi ditambah gejala lain, seperti demam dan dahak berwana atau berdarah, dapat menandakan gangguan medis.

Antibiotik tidak membantu batuk yang disebabkan oleh virus. Kadang, anak-anak mengalami batuk selama berminggu-minggu setelah infeksi, virus ini disebut batuk pasca-virus dan, sekali lagi, antibiotik biasanya tidak membantu.

Terkadang batuk dapat disebabkan oleh infeksi bakteri di tenggorokan atau dada. Dalam kasus ini, antibiotik dapat diresepkan oleh dokter untuk mengobati infeksi bakteri.

Batuk pada anak
Batuk pada anak

Perawatan di rumah

Jika anak Bunda sehat, kecil kemungkinannya akan ada penyebab serius untuk batuk tersebut.

Perhatikan suara batuk anak Bunda untuk membantu Bunda memilih obat rumah terbaik dan agar Bunda dapat menjelaskan batuk dengan benar kepada dokter. Sebagai contoh:

  • Batuk dalam datang dari dada. Kemungkinan karena lendir di saluran udara.
  • Batuk keras datang dari tenggorokan bagian atas. Ini mungkin karena infeksi dan pembengkakan di sekitar laring (kotak suara).

Asap rokok akan memperburuk batuk, jadi penting bagi Bunda untuk tidak membiarkan anak Bunda merokok.

Madu terbukti ampuh dapat mengurangi keparahan dan durasi batuk. Sebagai solusi jangka pendek, satu hingga dua sendok teh madu yang diminum 30 menit sebelum tidur dapat membantu anak-anak di atas 12 bulan. Madu harus dihindari pada anak-anak di bawah 12 bulan, karena mungkin ada risiko kondisi langka yang disebut botulisme, yang menyebabkan kelemahan otot.

Kapan harus perikasa ke dokter?

Jika anak Bunda tampak tidak sehat dan Bunda khawatir, ada baiknya Bunda membawanya ke dokter umum. Dokter akan memeriksa anak Bunda untuk penyebab batuk lainnya.

Jika anak Bunda mengalami demam tinggi, kesulitan bernapas, tidak banyak minum atau popok basah lebih sedikit dari biasanya, bawalah ke dokter.

Beberapa batuk pasca-virus mungkin muncul selama berminggu-minggu setelah anak Bunda pulih dari infeksi saluran pernapasan, misalnya, setelah bronkiolitis. Ini normal. Jika batuk berlangsung selama berminggu-minggu dan Bunda khawatir, dokter umum Bunda mungkin akan merujuk Bunda ke dokter anak (dokter spesialis anak).

Batuk yang terdengar basah, atau batuk berdahak, yang keluar selama empat minggu atau lebih karena jenis batuk ini dapat disebabkan oleh penyebab lain.

Mungkinkah itu asma?

Seorang anak yang batuk terus-menerus di malam hari mungkin menderita asma. Biasanya, anak penderita asma juga akan mengalami gejala lain, seperti mengi dan kesulitan bernapas. Banyak anak penderita asma juga menderita alergi dan eksim. Jika Bunda khawatir anak Bunda mungkin menderita asma, temui dokter umum Bunda untuk pemeriksaan dan informasi lebih lanjut.

Batuk adalah masalah yang sangat umum bagi anak-anak, dan biasanya disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan. Sebagian besar anak kecil mengalami infeksi saluran pernapasan enam hingga 12 kali setahun. Kebanyakan batuk tidak memerlukan pengobatan, dan tidak akan merespon antibiotik.

Jika mereka berusia lebih dari 12 bulan, pertimbangkan untuk memberi mereka madu untuk menenangkan iritasi di tenggorokan mereka. Jika anak Bunda batuk terutama di malam hari dan lebih sedikit di siang hari, ini mungkin menunjukkan asma dan harus diselidiki oleh dokter umum Bunda.

Batuk pada anak
Batuk pada anak

Apakah boleh anak masuk sekolah jika mereka batuk?

Jika anak Bunda tidak sehat dengan demam, pilek, dan batuk, yang terbaik adalah membiarkan mereka di rumah dan mengurangi kemungkinan menyebarkan infeksi mereka ke orang lain. Namun, batuk dapat berlangsung selama berminggu-minggu setelah anak Bunda sembuh dari infeksinya, dan tidak perlu menahannya di rumah dari sekolah selama itu. Batuk juga dapat mewakili sesuatu yang lain, seperti asma, yang tidak memerlukan pengecualian sekolah.

Ada banyak obat batuk yang berbeda di apotek. Apakah itu efektif?

Beberapa obat batuk bekerja dengan mengencerkan lendir yang diproduksi di saluran napas. Yang lain mengurangi refleks batuk alami Bunda atau mungkin mengandung bahan yang mirip dengan anti-histamin. Obat batuk tidak boleh digunakan pada anak di bawah enam tahun, dan hanya digunakan pada anak di atas enam tahun atas saran ahli kesehatan.

Sekian artikel kami mengenai batuk pada anak dan penangananya. Semoga bermanfaat, dan SALAM SEHAT!

Baca juga :

Cara aman mengatasi demam pada anak

Leave a Reply

Your email address will not be published.